Salam,
Tulisan ini kiriman dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya. Judulnya saya ganti dengan “Wahabi: Serigala Berbulu Domba” mengingat serigala itu najis.Terimakasih.
wassalam
Assalamu’alaikum wr. wb
Bismillahirrahmanirrahim
Dalam blog ini saya banyak membaca hujjah-hujjah yang menolak pendapat wahabi/salafy. Alhamdulillah. Semoga usaha ini diterima ALLAH sebagai amal ibadah. Saya ingin menyumbang untuk menguatkan lagi keyakinan kita dan kalau bisa, menggugat keyakinan para pengunjung blog ini yang masih percaya kepada wahabi/salafy.Fakta-fakta sejarah a.l.:
1. Kerajaan pendukung utama gerakan wahabi/salafy, kerajaan Saudi, adalah suatu kerajaan
yang berdiri dengan jalan perebutan kekuasaan dari Syarif Makkah (Syarif Hussain) oleh Ibnu
Saud. Penjagaan Haramain sudah beratus tahun dipercayakan pada keturunan Rasulullah
SAW. Padahal, paham wahabi sangat mengharamkan perebutan kekuasaan dari pemerintah
yang sah. Mereka menerapkan hukuman mati untuk kudeta, tapi kerajaan mereka didirikan
dengan cara ini.
2. Perebutan kekuasaan dilakukan dengan jalan perang, di mana pihak wahabi/Ibnu Saud
dibantu langsung oleh orang kafir (Inggris) di antaranya seorang intelijennya yang terkenal
bernama Lawrence ([Yahudi?] ada filmnya: Lawrence of Arabia). Jadi sejak awal, pendirian
Kerajaan Saudi dibantu oleh orang kafir yang sangat dicurigai bahwa Yahudilah di belakang
semua ini karena ketika itu kabinet Inggris sangat dipengaruhi Yahudi.
3. Dalam perang ini banyak terbunuh ulama-ulama ahlussunah. Memang paham wahabi sangat
membenci Ulama-ulama ahlussunah karena mereka tahu, salah satu pilar kekuatan umat
Islam sebenarnya ada pada keberkatanUlama-ulama ahlussunah
4.Setelah merebut kekuasaan dan mendirikan kerajaan Saudi, Ibnu Saud dan ulama-ulama
wahabi berencana menghancurkan makam Baginda Rasulullah SAW. Usaha ini dihentikan
setelah mendapat protes dari seluruh dunia. Dari Indonesia ada dikirim delegasi khusus dari
NU yang diketuai KH. Wahab Hasbullah. Delegasi ini mengancam pemerintah Saudi agar
menghentikan usahanya tersebut.
5. Kerajaan Saudi dan ulama-ulama wahabi di sana hingga saat ini tidak pernah diketahui jelas
memusuhi Israel dan Amerika. Malahan, raja-rajanya berteman akrab dengan pemimpin
pemimpin Amerika.
6. Perusahaan-perusahaan minyak di Saudi sebagian besar adalah perusahaan Amerika yang
nota bene milik orang Yahudi. Aramco dan lain-lain itu milik Yahudi semuanya.
7. Tokoh-tokoh kerajaan Saudi menyimpan uang rejeki minyaknya ke bank-bank Yahudi di
Amerika, Swiss, dll. Tentu saja keuntungan dari perputaran uang ini tidak akan dipakai
Yahudi untuk memajukan Islam bukan? Tentu tidak! Malah keuntungannya dipakai untuk
menghancurkan Islam.
8. Saudi mengizinkan tanah haram dipakai sebagai pengkalan perang tentara kafir (Sekutu
untuk menghancurkan Iraq yang beragama Islam.
Dari sedikit fakta ini mestinya kita curiga. Adakah gerakan wahabi ini murni dari Islam? Ataukah memang ia dibentuk/disuburkan oleh Yahudi untuk menggerogoti Islam dari dalam?
Berdasarkan fakta sejarah tersebut, Wahabi merupakan bentukan Imperialis Inggris untuk -tunjuan jangka pendeknya- merampas tanah Hijaz dari kekhalifahan Turki Utsmani yang saat itu menjadi musuh utama Inggris di Timur Tengah. Adapun tujuan jangka panjangnya untuk menghancurkan Islam dari dalam.
Wahabi bukan satu-satunyua kelompok bentukan Inggris, ada Ahmadiyah di India dan Baha’i di Iran. Penyimpangan Wahabi dan Ahmadiyah bagi kelompok Sunni, identik dengan penyimpangan Baha’i bagi Syi’ah.
Selasa, 23 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar